Mengetahui Seputar Alasan Poker Online Dilarang di Indonesia – Seharusnya sudah menjadi suatu pengetahuan umum bahwa tindak perjudian bandarqq online di Indonesia merupakan suatu tindakan yang dilarang. Perjudian bahkan termasuk pada salah satu tindak pidana di mana para pelakunya akan diganjar hukuman berdasarkan Kitab Undang-Undang Hukum Pidana atau lebih dikenal dengan sebutan KUHP.

Seiring berjalannya waktu, bentuk perjudian sudah berevolusi menjadi permainan online. Ketika Anda menuliskan jenis perjudian maka Anda akan disuguhkan beberapa daftar situs judi yang menyediakan permainan tersebut seperti permainan poker online. Jenis permainan online ini bukan hanya bisa dimainkan melalui laptop atau komputer tapi juga sudah bisa dimainkan melalui perangkat mobile.

Apa Itu Poker Online?

Sebagian orang mungkin masih bertanya-tanya apa sebenarnya permainan poker itu dan kenapa permainan poker online dilarang? Apakah permainan poker online sama dengan permainan poker yang biasa ditemukan di tempat perjudian daratan? Jawaban dari semua pertanyaan itu adalah baik poker online maupun poker daratan merupakan jenis permainan yang sama oleh karena itu poker online dilarang untuk dimainkan.

Hal yang membedakan kedua permainan poker tersebut adalah poker online dimainkan menggunakan internet. Setiap pemain tidak perlu pergi ke tempat judi khusus, semuanya bisa dilakukan di mana saja termasuk di rumah. Sedangkan judi zaman dulu harus dilakukan di tempat tertentu di mana para pemain dan bandar saling berhadapan. Uang taruhan pun dibawa langsung di tempat ketika bermain.

Kemudahan ini sudah meningkatkan tindak perjudian di Indonesia. Transaksi yang lebih tersembunyi, permainan yang bisa dilakukan kapan pun tanpa ada batasan waktu merupakan faktor pendukung peningkatan pemain poker online. Oleh karena itu, pada tahun 2008 lalu undang-undang mengenai judi online dikeluarkan melalui Undang-Undang ITE Pasal 27 ayat 2 yang diubah dengan UU Nomor 19 Tahun 2016.

Undang-Undang Mengenai Judi Poker Online

Sudah disebutkan sebelumnya bahwa larangan judi online terdapat pada UU ITE Pasal 27 ayat 2 yang diubah oleh UU Nomor 19 tahun 2016. Dalam pasal tersebut dinyatakan bahwa orang-orang yang akan dikenai hukuman adalah orang yang dengan sengaja dan tanpa hak distribusi, transmisi dan atau orang membuat akses terhadap judi. Meskipun tidak dinyatakan secara gamblang poker online dilarang.

Pernyataan akan permainan poker dilarang justru terdapat pada undang-undang yang sudah dikeluarkan beberapa puluh tahun lalu, tepatnya pada tahun 1981 yang merupakan penerapan dari undang-undang Penertiban Perjudian yang dikeluarkan pada tahun 1974. Dalam undang-undang tersebut jelas dinyatakan bahwa permainan poker termasuk pada salah satu permainan yang dikategorikan pada perjudian.

Jika saat ini poker berubah menjadi permainan online, permainan tersebut tetap digolongkan pada permainan judi. Hanya saja cara dan sarana bermainnya yang berubah yaitu dijalankan secara daring. Adapun unsur dari perjudian tetap terkandung pada permainan tersebut. Tidak mengherankan jika permainan poker online dilarang layaknya permainan poker yang biasa ditemukan di tempat judi konvensional.

Hukuman bagi Pelaku Judi Poker Online

Bagi para pelanggar undang-undang tentang perjudian, baik itu judi luring maupun daring, maka akan dikenai hukuman. Hukumannya mulai dari hukuman kurungan hingga dihukum denda. Bahkan ada juga yang mendapatkan hukuman keduanya jika pelanggaran yang dilakukan dianggap sangat berat. Hukuman bagi pelaku judi poker ini terdapat di dalam undang-undang dan juga di dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana.

Bagi para pelaku yang melakukan judi poker dan jenis judi lainnya akan dihukum berdasarkan KUHP psaal 303. Setiap orang yang terlibat dalam perjudian, baik itu pemain, penyedia permainan hingga yang menyebarkan informasi mengenai permainan, bisa dikenakan hukuman kurungan maksimal 10 tahun dan denda maksimal sebanyak 25 juta rupiah, tergantung penilaian dan keputusan penyidikan.

Akan tetapi, jika permainan poker ini merupakan poker online maka ada undang-undang lain yang mengatur hukuman bagi pejudi online. Orang-orang yang terlibat dalam judi online akan dihukum kurungan maksimal 6 tahun, 4 tahun lebih sedikit dari judi biasa. Namun dendanya mencapai 1 milyar bagi para penjudi online. Melihat jumlah dendanya yang tinggi tidak heran poker online dilarang dimainkan.

Bukan hanya sekedar karena hukuman dan dendanya saja yang menyebabkan permainan ini dilarang, permainan poker dan judi lainnya bisa menimbulkan banyak masalah dalam kehidupan sehari hari. Baik dalam kehidupan dalam rumah maupun dalam hubungan sosial. Banyak hubungan antar keluarga jadi hancur karena salah satu anggota keluarganya kecanduan poker online.

Belum lagi hubungan sosial dengan orang-orang di sekitarnya, baik itu tetangga, teman hingga rekan kerja. Orang yang sudah kecanduan judi bisa dengan mudah kehilangan kesabaran dan melampiaskan kekesalannya kepada orang-orang di sekitarnya. Judi poker onlline dilarang bukan serta merta tanpa alasan yang jelas. Semuanya dilakukan demi kebaikan masyarakat Indonesia sendiri.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *